Friday, February 1, 2019

Resiko Pinjaman Online Yang Perlu Diketahui


Paraf Informasi - Adanya pinjaman online tanpa jaminan seperti https://tunaiku.com memang tidak bisa dipungkiri bisa menjadi sebuah angin segar bagi masyarakat. Penawaran banyaknya kemudahan untuk mengajukan kredit memang menjadi salah satu daya tariknya. Namun tentu layaknya sebuah pinjaman maka sudah tentu akan memiliki resiko. Sama hal nya ketika anda mengajukan pinjaman di bank maupun lembaga pembiayaan konvensional lainnya. 

Akan selalu ada sisi positif dan juga negatif dari yang namanya pinjaman termasuk juga yang bersifat online. Resiko ini biasanya dialami oleh mereka yang memilih fintech tidak dengan hati-hati sehingga yang ada justru menjadi korban dari penyedia layanan pinjam uang online cepat yang tidak resmi. Berikut ini kami akan berikan informasi seputar resiko yang mungkin bisa didapatkan ketika mengajukan pinjaman secara online:

1. Bunga pinjaman tinggi
Jika anda memilih fintech yang tidak resmi atau tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan maka bukan tidak mungkin beresiko terkena bunga pinjaman yang tinggi. Hal ini karena jika mereka terdaftar di OJK maka harus mematuhi aturan yang diterapkan termasuk juga besaran suku bunga yang diperbolehkan.

Tingginya suku bunga yang diterapkan memang karena alasan yaitu kemudahan dalam persyaratan serta kecepatan prosesnya.  Namun jika anda bisa mendapatkan fintech yang menerapkan bunga rendah seperti https://tunaiku.com kenapa mencari yang suku bunganya tinggi. 

Fintech yang tidak resmi biasanya juga tidak menyebutkan secara jelas nominal besaran bunga ketika anda mengajukan pinjaman. Jadi ketika tiba waktunya membayar anda baru sadar bahwa suku bunga yang diberikan sangatlah tinggi. Jadi pastikan untuk selalu mengetahui besaran suku bunga pinjaman tunai online sejak awal pengajuan kredit.

2. Keamanan data pribadi
Ketika akan mengajukan pinjaman online memang biasanya peminjam diharuskan untuk mengunduh aplikasinya di ponsel. Dengan cara ini tentu semua akan menjadi lebih mudah namun tentu juga akan ada resiko yang muncul. Resikonya yaitu tereksposenya data-data pribadi yang ada pada ponsel anda.

3. Biaya administrasi penagihan
Resiko ini bisa saja terjadi apabila anda menunggak pembayaran angsuran, selain harus menghadapi penagih anda juga perlu membayar biaya administrasi tambahan. Hal ini karena biasanya perusahan pinjaman online akan meminta biaya administrasi atas keterlambatan anda dalam membayar angsuran pinjaman.

Paling memberatkan hati, biaya penagihan ini biasanya lebih tinggi jika dibandingkan dengan plafond oinjaman biasanya. Biasanya fintech tidak resmi tidak akan pernah mencamtumkan tentang besaran biaya yang wajib anda bayarkan saat mengalami keterlambatan pembayaran.
loading...

Karena itulah penting bagi anda sebagai calon nasabah untuk menanyakan atau mencari informasi selengkap mungkin ketika akan mengajukan pinjaman online. Pastikan bahwa anda telah mengetahui dan memahami secara jelas tentang bagaimana sistem yang diterapkan ketika memiliki tunggakan pinjaman.

Untuk fintech yang resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) biasanya akan secara terang-terangan mencantumkan semua informasi tersebut. Tindakan ini tentu akan bisa membantu anda mengetahui secara pasti sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan. Selain itu permasalahan ini juga tidak akan berubah menjadi sebuah prasangka pada nantinya karena semua ketentuan sudah diberikan secara jelas di awal.

Demikian tadi beberapa daftar resiko yang mungkin bisa anda dapatkan dari pinjaman online yang tidak resmi. Untuk menghindari resiko-resiko tersebut maka sebaiknya memilih fintech yang resmi seperti https://tunaiku.com yang telah terdaftar secara resmi di OJK semenjak tahun 2014. Semua informasi dan ketentuan telah dimuat secara jelas sehingga dijamin keamanannya.


EmoticonEmoticon