Wednesday, November 7, 2018

Mengenal Sistem Saraf Lebih Jauh


Paraf Informasi - Tubuh kita terdiri dari berbagai macam sistem yang saling bekerja dengan baik termasuk sistem saraf yang juga tak kalah penting. Oleh karena itu tak ada salahnya anda mengenali lebih jauh bagaimana kinerja sistem syaraf dalam tubuh sehingga anda bisa memahaminya dengan baik. Mulai dari memahami kegunaannya, memahami cara merawatnya, dan lain sebagainya. Tentunya sebagai suatu sistem, maka syaraf ini akan bekerja dengan baik dan juga dengan seksama. Lalu bagaimana proses selanjutnya? Mari simak info berikut ini. 

Sebelumnya mari perhatikan apa itu yang dimaksud dengan sistem saraf. Ya, sistem syaraf adalah suatu sistem pengatur pada tubuh yang berkoordinasi dengan cara menghantarkan impul saraf menuju susunan syaraf pusat, sehingga mampu dilakukan pemrosesan impul syaraf dan perintah untuk memberikan tanggapan rangsangan. Sehingga syaraf ini bekerja dengan baik dan dengan seksama hingga mampu memberikan fungsi dan kebermanfaatan yang begitu kompleks. Pada sistem syaraf ini diketahui bahwa unit paling kecil pada syaraf adalah sel syaraf yang juga dikenal dengan sebutan neuron. 

Sistem pada syaraf ini memiliki peran yang sangan penting terutama pada iritabilitas tubuh. Sehingga makhluk hidup termasuk manusia akan mampu untuk melakukan penyesuaian diri dan juga menanggapi perubahan yang terjadi di lingkungannya. Sistem syaraf sendiri terdiri dari beberapa bagian yang juga memiliki fungsi masing-masing. Kemudian dikelompokkan bahwa sistem syaraf pada manusia memiliki dua bagian, salah satunya adalah sistem syaraf pusat.

Sistem syaraf pusat ini memiliki fungsi yaitu memegang kendali dan juga pengaturan pada kerja jaringan syarf menuju ke sel syaraf atau neuron. Bagian-bagian dari sistem syaraf pusat ini terdapat beberapa, diantaranya ialah sebagai berikut ini:
  • Otak besar
    Struktur pada otak besar ini memiliki banyak lipatan, berminyak, lunak, dan juga kenyal. Dimana otak besar ini dikelilingi dengan cairan yang dikenal dengan cairan bernama serebrospinal yang memiliki rungi untuk memberikan makan otak dan melindungi otak pada saat ada goncangan. Pada otak besar juga terdapat pembuluh darah yang akan mengantarkan oksigen atau O2 menuju otak besar. Pada laki-laki dan perempuan memiliki berat otak besar yang berbeda, dimana masing-masing memiliki berat yaitu 1,6 kg dan juga 1,45 kg rata-rata. Akan tetapi berat dari otak besar ini tidak mempengaruhi kecerdasan masing-masing individu termasuk setiap jenis kelamin. Karena yang menentukan kecerdasar setiap orang atau setiap individu adalah banyaknya jumlah hubungan antar saraf.
  • Otak kecil
    Otak kecil terletak pada bagian belakang kepada dan juga dekat dengan leher. Fungsi utama dari bagian otak kecil ini adalah sebagai pusat koordinasi gerakan otot yang dilakukan secara sadar, mampu menjaga keseimbangan, dan juga mengatur posisi tubuh. Sehingga pada saat terjadi kondisi yang berbahaya, otak kecil akan memberikan respon untuk tidak melakukannya. Selain itu karena otak kecil memiliki fungsi keseimbangan, sehingga otak kecil tidak akan bisa melakukan koordinasi syaraf dengan baik apabila otak kecil ini mengalami gangguan atau kerusakan.
  • Sumsum lanjutan (medula oblongata)
    Sumsum lanjutan atau dikenal pula dengan nama medula oblongata ini merupakan persambungan antara otak dengan tulang belakang. Medula oblongata ini memiliki fungsi tak kalah penting yaitu mengatur dengan baik suhu tubuh, melakukan kendali rangsangan dan mengatur kendali muntah, mengatur terjadinya berbagai gerak reflek seperti berkedip, batuk, dan lain sebagainya, selain itu juga sebagai pusat pernafasan. Medula oblongata ini juga memiliki fungsi untuk mengantarkan impuls atau rangsangan menuju ke dalam otak.
  • Sumsum tulang belakang (medula spinalis)
    Sumsum tulang belakang atau juga dikenal dengan sebutan medula spinalis ini terletak pada bagian dalam tulang sumsum. Sehingga tulang sumsum ini berfungsi pula sebagai pelindung dari sumsum tulang belakang atau medula spinalis. Dimana tulang sumsum ini begitu keras dan memiliki setidaknya 33 bauh ruas. Sumsum tulang belakang ini memiliki dua lapisan, yaitu bagian luar yang memiliki warna putih dan bagian dalam yang memiliki warna abu-abu. Fungsi utamanya ialah sebagai pusat dari gerak reflek. Pada sumsum tulang belakang ini anda akan mengetahui bahwa terdapat beberapa syaraf, diantaranya ialah syaraf sensorik, syaraf motorik, dan juga syaraf penghubung. 
Itulah berbagai informasi lebih dalam mengenai sistem saraf pusat pada manusia. Melihat betapa pentingnya fungsi dari sistem syaraf pusat ini sehingga hendaknya anda menjaga dan merawatnya dengan baik. Dimana hal ini bisa anda lakukan dengan melakukan gerakan yang cukup dan juga tidak membahayakan sistem syaraf anda, dan juga memberikan nutrisi yang cukup. Untuk tambahan nutrisi dan asupan yang baik bagi sistem syaraf pada tubuh anda, tak ada salahnya anda mengkonsumsi pula Nurobion. Dimana Neurobion ini merupakan suplemen vitamin neurotropik yang penting untuk menjaga sistem syaraf, baik sistem syaraf pusat maupun sistem syaraf perifer.


EmoticonEmoticon