Friday, August 31, 2018

Sukanto Tanoto Menilai Indonesia Punya Peluang Bagus di Industri Kehutanan


Paraf Informasi - Tentu saja sebagai pebisnis yang sukses, Sukanto Tanoto pastinya sudah memiliki visi bisnis yang sangat bagus sekali. Sukanto tahu betul prospek sebuah industri di masa depan. Masih ada kaitannya dengan sektor kehutanan, ia menilai bahwa Indonesia memang benar – benar memiliki peluang yang sangat bagus. Walaupun seperti yang kita tahu bersama, bahwa selama ini memang masih belum ada banyak orang yang menganggap akan pentingnya sektor kehutanan di negeri ini. Padahal jika ditelaah lebih jauh lagi, prospek cerah dimilikinya. Asal bisa dikelola dengan baik, maka bisa dipastikan industri kehutanan di Indonesia akan dapat berkembang pesat.

Indonesia memang harus lebih serius lagi dalam memperhatikan sektor kehutanannya. Karena akan ada banyak sekali manfaat yang didapatkan apabila sanggup mengelolanya dengan sangat baik. Apalagi seperti yang kita tahu bersama, luasan hutan yang ada di negeri kita tercinta ini terbilang cukup besar, bahkan luasannya mencapai separuh dari total wilayah. Sekadar informasi saja, bahwa berdasarkan Buku Statistik Kehutanan Indonesia yang terbit pada tahun 2012 silam, Indonesia punya luasan hutan sekitar 99.6 juta hektar. Dimana jumlah tersebut sekitar 52.3% dari total wilayah di Indonesia. Tak hanya itu, ternyata hutan di Indonesia punya sekitar 4 ribu jenis pohon yang beragam. Yang mana dari semuanya, setidaknya ada sekitar 267 jenis pohon dinilai punya nilai ekonomi yang sangat tinggi, jadi pastinya akan layak untuk dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya. 

Sukanto Tanoto Menilai Indonesia Punya Peluang Bagus di Industri Kehutanan
Selain beberapa hal yang sudah kami bahas di atas, Sukanto Tanoto juga melihat keunggulan kompetitif negeri ini dibandingkan dengan negara – negara lainnya. Indonesia ada pada garis khatulistiwa, dan iklim di Indonesia juga sangat mendukung sekali, dipadu dengan lahan yang sangat subur, jadi bisa dipastikan semua jenis pohon akan bisa tumbuh dengan baik di sini. Ia, mencontohkan kondisi industri kehutanan yang ada di AS (Amerika Serikat). Bahkan di sana bisnis dapat berkembang dengan baik, padahal membutuhkan waktu yang tak sedikit, yakni antara 40 – 50 tahun untuk bisa menumbuhkan pohon. Hal tersebut tentu saja jadi keunggulan tersendiri bagi Indonesia. Karena di negeri kita ini untuk bisa menumbuhkan pohon bisa jadi lebih mudah dan cepat. 

Di Indonesia pohon bisa tumbuh dengan waktu 5 – 10 tahun, dengan demikian industri kehutanan di Indonesia akan bisa berkembang pesat dan tentu saja juga dapat bersaing di luar negeri. Dengan begitu mereka memasang tarif barrier untuk lindungi industri dalam negerinya. Oleh karenanya, Sukanto sangat yakin betul bahwasannya industri kehutanan yang ada di Indonesia bisa berkembang. Sukanto Tanoto berharap dukungan penuh dari pemerintah. 

Prediksi yang dilontarkan oleh Sukanto Tanoto ini memang patut untuk diperhatikan. Apalagi profil Sukanto sebagai pebisnis sukses di industri kehutanan jadi alasannya. Akan tetapi untuk bisa wujudkan peluang yang bagus dalam bidang industri kehutanan di Indonesia jadi bisnis yang besar dan nyata tentu saja dibutuhkan kerja keras di dalamnya. Saran Sukanto Tanoto, khususnya berdasarkan pengalamannya saat mengembangkan bisnis Royal Golden Eagle, ia berharap agar pemerintah dan pelaku industri kehutanan di Indonesia lebih menekankan lagi keberlanjutan demi mendapatkan kesuksesan. 

Akan tetapi juga ada beberapa hal yang mesti diingat, bahwa tetap ada batasan dalam pemanfaatkan sumber daya alam di Indonesia. Jangan sampai penggunaannya justru jadi eksploitasi yang berlebihan. Apabila yang demikian tersebut benar – benar terjadi, maka bukannya kesejahteraan yang akan didapatkan, melainkan kehancurkan lingkungan. Pada saat alam sudah mulai rusak, maka manusia pastinya akan terkena dampak negatifnya.


EmoticonEmoticon