Wednesday, January 31, 2018

8 Cara Merawat Genset Agar Tetap Awet


Paraf Informasi - Generator set atau yang biasa disebut dengan genset adalah alat yang digunakan untuk menghasilkan daya listrik. Banyak yang membutuhkan genset untuk kebutuhan listriknya. Jadi Anda juga akan sering mendapati genset yang berada di rumah-rumah, toko, kantor maupun instansi lainnya. Ya, genset ini dijadikan penghasil listrik ketika listrik PLN tengah padam. Beruntungnya, tidak sulit untuk menemukan toko yang jual genset murah.

Keberadaan toko genset sampai hari ini memang masih banyak dicari. Hal ini tidak lain karena kebutuhan listrik yang seringkali tidak dapat ditunda. Apalagi saat ini sebagian besar aktivitas dan pekerjaan membutuhkan daya listrik. Oleh karena itulah memiliki genset dinilai dapat menjadi solusi terbaik ketika listrik sedang padam.

Membeli genset di toko yang jual genset adalah perkara mudah. Namun tidak dengan cara perawatannya. Merawat genset tidak bisa dibilang mudah, melainkan dibutuhkan perawatan khusus agar genset tersebut tetap awet sehingga dapat digunakan dalam periode jangka panjang.

Lantas bagaimana cara merawat genset supaya lebih awet? Berikut uraiannya.

Letakkan di tempat yang kering
Mulailah menempatkan genset di tempat yang kering. Hindari menaruh genset di tempat yang terkena air, sinar matahari atau unsur lain yang dapat memperpendek umur genset. Terlebih jika Anda menempatkan genset di tempat yang berair atau dengan kelembaban tinggi, bisa dikhawatirkan menimbulkan konsleting listrik.

Sirkulasi udara yang lancar
Selain memastikan bahwa genset diletakkan di tempat yang kering, Anda juga perlu memastikan jika sirkulasi udara pada ruangan tersebut lancar. Perhatikan apakah gas buang dari genset sudah terbuang dengan baik atau tidak. Jika sudah, maka sirkulasi udara pada ruang tersebut bisa dikatakan baik dan lancar. Namun jika gas buang tersebut terus berkutat memenuhi ruangan, ini menunjukkan sirkulasi udara pada ruang tersebut tidak kompatibel untuk genset.  

Apabila menemukan indikasi tersebut segera matikan genset dan pindahkan ke tempat yang lebih memadai. Jangan sampai gas buang mengganggu kesehatan Anda dan orang-orang di sekitar tempat tinggal Anda. Meletakkan genset di tempat yang tepat bukan hanya akan melindungi Anda dari asap genset, lebih dari itu genset juga menjadi tidak mudah panas.

Ganti spare-part secara berkala
Genset adalah buatan manusia, secanggih apapun genset tersebut tetaplah berpotensi mengalami kerusakan. Oleh karena itu untuk menghindari kerusakan fatal, Anda disarankan untuk mengganti spare-part genset yang sudah mulai aus. Jangan menunggu bagian-bagian lain rusak baru berencana untuk menggantinya. 

Sering-seringlah membaca ulang buku panduan yang ada agar Anda tahu betul kapan waktu yang tepat untuk memeriksa atau mengganti spare-part genset.

Periksa bahan bakar
Sebelum mengoperasikan genset, penting untuk dipastikan bahwa bahan bakar genset sudah mencukupi. Jangan sampai genset mengalami kekeringan karena kondisi ini bisa membuat genset lebih mudah rusak.

Ketahui cara mengoperasikan genset
Mungkin sebelumnya Anda berpikiran bahwa mengoperasikan genset adalah hal yang mudah. Iya benar, mudah bagi yang sudah lihai mengoperasikannya, namun untuk Anda yang baru memiliki genset sepertinya harus belajar tentang cara penggunaan genset.

Bukan tanpa tujuan, hal ini dimaksudkan agar genset Anda tersebut selalu awet. Untuk itu coba baca kembali buku petunjuk penggunaan genset atau minta bantuan pada penjual genset untuk menginformasikan kepada Anda perihal penggunaan genset yang baik dan benar.

Periksa baterai genset
Seperti halnya mesin-mesin pada umumnya, genset juga memiliki distilled water di bagian baterai dan dianjurkan untuk diisi ulang secara berkala. Umumnya dalam kurung waktu 2 atau 3 tahun pemiliki genset dianjurkan mengisi ulang distilled water tersebut. Apabila tidak mengindahkan hal ini, kinerja genset tidak akan maksimal.

Cek oli pada genset
Selain harus memeriksa bagian distilled water baterai, Anda juga perlu memeriksa bagian oli mesin genset. Periksalah secara berkala dan sebaiknya segera mengganti oli genset yang keruh atau hitam. Untuk oli genset ini Anda disarankan untuk menggantinya 6 bulan sekali. Namun selebihnya bersifat kondisional, jika belum genap 6 bulan tapi oli sudah tidak layak, Anda juga harus tetap menggantinya agar kinerja genset tetap optimal.

Matikan genset apabila nyala genset tidak wajar
Ketika genset sudah menyala, coba dengarkan dengan seksama apakah genset sudah berfungsi dengan optimal. Perhatikan suara yang dihasilkan mesin genset. Jika suaranya terdengar sangat kencang daripada biasanya, atau mesin menimbulkan getaran yang terlalu kuat, maka ini menunjukkan bahwa kinerja genset tidak normal. Segera matikan genset dan cek ulang kondisi mesin genset.

Demikianlah 8 cara merawat mesin genset agar tetap awet yang dapat Anda terapkan. Oh ya, zaman ini banyak sekali toko yang jual genset murah. Meski murah kualitas sudah sangat cukup untuk memenuhi kelistrikan rumah kita.
Semoga informasi di atas bermanfaat ya.


EmoticonEmoticon